Minggu, 17 April 2016

Sun(ny)

Novel Sun(ny) ini adalah kelanjutan dari novel Cloud(y). Sama sama
menceritakan tentang impian untuk menjadi sebuah penulis. Tapi, di
novel Sun(ny) ini tokoh utama nya bukan lagu Awan sama Mendung. Di
novel ini, tokoh utamanya yaitu Biru dan Cerah. Novel ini lebih ke
permasalahan cinta sih ya. Gak kayak Cloud(y) yang permasalahannya
lebih ke impian Mendung untuk menjadi penulis.
Sun(ny) bercerita seorang cewek yang bernama Cerah mencintai cowok
bernama Biru. Cerah ini buta warna biru. Sehingga impian dia adalah
bisa melihat biru. Tapi, setelah dia bertemu dan jatuh cinta sama
Biru, ternyata Biru udah punya calon istri. Segini aja deh yang aku
ceritain. Kalo mau tau selengkapnya lebih baik baca aja nove setebal
471 halaman ini. Seperti yang lalu, aku mau share kutipan-kutipan dari
novel ini.
1. "Bagaimana mungkin cinta disebut cinta bila hanya sekedar
diucapkan? Yang bahkan angin pun bisa menghilangkan jejak kapan
kata-kata itu berhembus"
2. "Menulis itu panggilan hati. Buah dari kegelisahan. Kalau hatimu
sudah terpanggil untuk menulis sesuatu, sebesar apapun halangan yang
menghadang kamu tidak akan membuat kamu surut untuk menulis"
3. "Mungkin kamu tidak bisa menjadi penulis hebat seperti dia dalam
sekejap, tapi ada sebuah jalan misterius yang sedang dipersiapkan
Tuhan di depan sana"
4. "Manusia yang merugi adalah manusia yang hari ini sama seperti hari kemarin"
5. "Padahal meski terburu-buru sekalipun waktu tak pernah mau menunggu"
6. "Kadang menyenangkan bila kita tahu kita tidak sendirian dalam
menanti sesuatu"
7. "Untuk apa pulang ke kampung halaman tanpa impian? Bila di kampung
halamanmu kamu tak pernah menemukan impian dan cita-cita, mengapa tak
mencarinya di tempat lain?"
8. "Kalaupun kelak cita-cita dan keinginanmu berubah, itu tak masalah.
Setidaknya kamu masih punya impian sebagai tempat berpijak"
9. "Perasaan adalah bahan bakar manusia, ia lahir atas sebuah
pemikiran. Jika kamu berpikir kamu mampu, maka perasaanmu akan tenang.
Itu akan menghasilkan sikap yang baik dan hasil yang baik. Yang bisa
menngubah dirimu hanya dirimu sendiri. Mulailah merencanakan
cita-cita, merencanakan masa depan, dan bertanggung jawablah untuk
mewujudkan cita-citamu"
10. "Waktu tak pernah mau tahu apa sebab kita hancur, waktu hanya tahu
untuk maju dan tak pernah mau berputar mundur. Jadi mengapa kita harus
berhenti saat kita merasa letih"
11. "Ketika hujan turun, adalah saat yang tepat untuk menghamburkan
doa. Ucapkan segala keinginan dan harapan. Nanti bulir hujan akan
menyekap doamu dalam aliran sungai, endapa di tanah lalu menjelma
embun, atau terbang kembali menjadi uap. Doa-doa itu akan dipeluk
malaikat dan disampaikan kepada Tuhan"
12. "Cinta antara dua manusia harusnya tetap saling menjaga jarak.
Seperti rel kereta api yang jaraknya selalu sama sejak mula
keberangkatan sampai stasiun terakhir. Agar cinta tidak cepat melar
atau terlalu lengket hingga sulit berafas"
13. "Kita tak pernah tahu apa kita telah mengambil keputusan tepat
atau tidak sebelum kita melaluinya sampai selesai"
14. "Perempuan yang ceria, ketika jatuh cinta sulit untuk
menyembunyikan perasaannya"
15. "Meski kita tak bisa menyentuh cinta orang yang kita cintai,
setidaknya kita belajar bagaimana rasanya jatuh cinta"
16. "Adakalanya jodoh kita mungkin tersapu kabut tapi jika kita mau
tenang dan pasrah, kabut bernama kepatah hatian itu pasti sirna"
17. "Memangnya kamu tahu bagaiman rasanya ingin sesuatu, tapi kamu
tahu seumur hidup kamu tak bisa mendapatkannya"
18. "Mengingat kematian kadang membuat kita sadar untuk tidak
menyia-nyiakan pemberian Tuhan"
19. "Manusia hidup itu selalu penuh dengan masalah. Hidup yang
datar-datar saja bukanlah hidup. Tuhan menurunkan masalah untuk kita
urai, untuk kita selesaikan agar kita menjadi dewasa bukan menjadi
cengang"
20. "Cengeng tidak selalu ditandai dengan air mata. Tapi,
ketidakberanian untuk menghadapi masalah itu sendiri, kabur dari
masalah, cengeng namanya"
21. "Yang perlu kamu yakini hanyalah mendengarkan suara hati kamu.
Berdialoglah dengan Tuhan dan semesta akan memberikan kamu tanpa apa
yang harus kamu lakukan"
22. "Hati kecilku tak bisa berbohong. Aku mencintainya. Dan setiap
wanita pasti bahagia bisa menikah dengan lelaki yang ia cintai"
23. "Tuhan tak pernah ingkar janji, siapa yang bersungguh-sungguh dia
akan mendapatkan hasil"
24. "Kalau kita ikhlas, kita menerima, maka Allah akan memberikan yang
terbaik buat kita. Kalau kita melawan, kita mengeluh, sesuatu yang
terbaik itu tidak akan pernah muncul"
25. "Cinta itu gak butuh peta. Sehingga kamu tak perlu tersesat dan
tak tahu jalan pulang. Cinta itu hanya butuh keikhlasan. Ikhlas
menerima apapun yang terjadi. Ketika kamu siap jatuh cinta, kamu sudah
harus siap mengikhlaskan hatimu untuk bisa terluka atau bahagia"
26. "Jika Tuhan mengkehendaki dua orang berjodoh, maka meskipun
keduanya menolak, tetap saja akan bersatu. Sebaliknya, jika Tuhan
tidak mengkehendaki tak berjodoh, dua orang yang saling mencintai akan
berpisah dengan berbagai cara yang Tuhan kehendaki"


Okay cukup segitu untuk hari ini. Nanti kalo nemu novel yang banyak
kutipannya, bakalan aku share lagi ;)

Senin, 11 April 2016

Suatu hari nanti, kita akan berhenti disini; pada setia, diantara para
penulis kisah yang mulai bosan mematahkan hati kita

Music

Ini pertama kalinya ya aku posting soal musik. Tiap hari pasti kita
gak terlepas dari musik kan? Terutama buat para remaja. Musik udah
kayak ilustrasi dari perasaannya. Entah yang lagi jatuh cinta, lagi
baper, patah hati, di-php'in *ups, dan lain-lain deh. Aku sendiri juga
suka musik, tapi gabisa main alat musik *plak :v
Berbagai macam genre musik aku suka, mulai dari pop, jazz, k-pop,
mandarin, lagu-lagu dari prancis, arab. Untuk yang asalnya dari
indonesia, aku dangdut kadang juga suka kalo lagunya easy listening.
Aku juga suka musik keroncong, dan yang kekinian adalah genre
larasati. Tau larasati gak? Aku perkenalin deh buat yang gatau musik
larasati.
Musik larasati itu musik keroncong, tapi liriknya gak berbahasa jawa,
melainkan menggunakan lagu pop indonesia. Biasanya tayang di JTV jam
14.30 *promosi. Yang domisilinya gak di jawa timur bisa nonton di
youtube Larasati JTV, beneran deh keren banget.
Kembali sama kesukaan ku sama musik. Aku sejak SD sampe sekarang itu
suka sama lagu-lagu lawas indonesia antara tahun 90-an sampe tahun
2005 an. Aku gak tentu sih suka sama artis siapa, yang penting lagunya
easy listening. Aku emang gak selalu terikat harus suka sama artis ini
atau artis itu. Tergantung karyanya aja. Entah itu lagu pop, dangdut,
jazz, korea, jepang, mandarin kalo lagunya enak didengerin pasti aku
suka.
Ada sih satu grup band yang lagunya semua easy listening, dari
indonesia, dan aku suka semua lagunya. Grup band itu adalah Sheila On
7. Lagu-lagunya dari jaman dulu entah tahun berapa, sampe yang terbaru
kemaren judulnya Lapang Dada aku suka.
Kalo lagu yang kekinian sih yang sangat sangat aku suka itu
lagu-lagunya Tulus sama Raisa. Suer deh suka banget sama lagu-lagu
mereka. Tulus yang genre musiknya itu Jazz dan mampu membuat aku
terpesona. Kalo disuruh milih antara Tulus atau Sam Smith, aku lebih
milih Tulus haha. Waktu kecil dulu aku suka banget sama Iwan Fals.
Lagu-lagunya yang notabene mengkritik soal pemerintah itu yang bikin
aku suka. Aku paling suka sama lagunya Iwan Fals yang judulnya Wakil
Rakyat.
Dan jangan pikir aku gak suka Slank, musik itu gak lengkap tanpa
adanya Slank. Aku bahkan gak pernah ketinggalan sama film Get Married
sejak SD dulu. Lagunya Slank yang paling aku suka itu Terlalu Manis
sama Ku Tak Bisa.
Kalo aku sendiri sih juga suka nyanyi. Gak semua lagu bisa aku
nyanyiin. Suara aku yang nge-bass dan ancur kalo nyanyiin lagu yang
pake nafas kerongkongan, bikin aku cuma bisa nyanyiin lagu yang
nadanya datar atau nada tinggi. Lagu-lagunya Gita Gutawa hampir semua
gak bisa aku nyanyiin, karena Gita Gutawa itu nyanyi nya pake suara
dari pernafasan kerongkongan. Jadi kalo aku nyanyiin bakalan ancur
suara ku hahaha
Kalo lagunya Tulus, beuh, meni geus pisan atuh. Buat yang nada tinggi,
aku bisa nyanyiin lagu-lagunya Adele.
Buat mengakhiri postingan ini ada satu pesan sih. Sebenernya aku dapet
nasehat ini udah 2 tahun yang lalu. Okay, kembali ke 2 tahun silam,
dan semoga aku ngetiknya gak sambil nangis.
Jum'at, 14 Februari 2014. Pagi-pagi pas dateng di sekolah temen-temen
pada ribut katanya ada yang meninggal. Anak kelas 8D, dan aku di 8C.
Gak lama kemudian ada temen dari kelas lain dateng dan bilang "eh,
Dina kecelakaan di depan Balai Pertanian, dia meninggal di tempat. "
Seketika tanpa ada intruksi, aku dan temen-temen nangis. Gak nyangka
banget. Kecelakaannya itu tragis. Gak bisa diceritain di sini.
Besoknya aku sama temen-temen kelas 8C, takziah ke rumahnya Dina. Di
sana ortu Dina ceritain segala macem tentang Dina sebelum dia
meninggal. Dan yang paling aku inget itu tentang musik. Jadi, sebelum
Dina meninggal itu, dia sering dengerin lagunya Ebiet G entah yang
judulnya apa pokoknya tentang kematian. Dan nasehat dari ortunya Dina
itu gini "adek-adek kalau dengerin musik hati-hati ya. Bisa aja musik
yang kalian suka bisa jadi kenyataan dalam kehidupan kalian. Memang,
gak selamanya benar. Tapi, cukup berhati-hati saja"
Nasehat itu selalu aku inget loh sampe sekarang. Dan aku sampe
sekarang dengerin lagu selalu berhati-hati. Buat kalian pecinta musik,
pilih-pilih dalam menyukai musik. Pilihlah lagu yang maknanya
berpengaruh positif buat perasaan kalian. Terima kasih sudah membaca
:D

Minggu, 10 April 2016

Awalnya tertawa, kini bersedih
Awalnya saling menyemangati, kini saling diam
Awalnya saling berjuang, kini berjuang sendirian
Awalnya saling mengingatkan, kini mengabaikan
Awalnya selalu bersama, kini hanya bayangan
Awalnya selalu ada, kini pergi begitu saja
Awalnya penuh cerita, kini tak ada sepatah kata
Awalnya saling melengkapi, kini potongan itu dirampas kembali

Disaat sudah terbiasa, tiba-tiba pergi begitu saja
Disaat sudah terbiasa, tiba-tiba hilang tanpa sepatah kata
Disaat sudah terbiasa, tiba-tiba semua terasa sunyi
Disaat sudah terbiasa, tiba-tiba suasana riuh menjadi tandus
Disaat sudah terbiasa, tiba-tiba senyum mengembang menjadi menguncup

Selasa, 05 April 2016

Senin, 04 April 2016

Cloud(y)

Selamat pagi!
Aku mau ngeshare kutipan-kutipan dari novel berjudul Cloud(y) yang
barusan selesai aku baca nih. Bagus-bagus loh kutipannya. Langsung aja
yah

1. "Kita bisa kehilangan kalau kita tidak pernah benar-benar mencoba
untuk menahannya"

2. "Kehilangan adalah sebuah perasaan yg manusiawi. Ia akan selalu
datang dalam kehidupan kita. Kita tidak akan pernah bisa menciptakan
alat untuk menangkis agar rasa kehilangan tidak dalang dalam diri
kita. Yang bisa kita lakukan hanyalah bersiap untuk menghadapi segala
kehilangan. Apapun itu"

3. "Aku mencintai dunia tulis menulis, dunia fiksi atau buku-buku
motivasi serta how to yang membuat aku ketagihan untuk membaca"

4. "Mungkin....tapi kehidupan itu bukan sekedar kita bernafas,
berjalan, tidur, makan dan mandi....kehidupan itu hati. Hati orang
yang hidup akan membuat kita bergerak untuk maju. Orang yang rtidak
pernah bergerak dalam hidupnya cumalah sekumpulan awan kelabu yang
kehilangan hujan"

5. "Kita bisa menciptakan impian apapun yang kita mau! Kita bisa
menjadi burung di angkasa, bisa menjadi air di laut, bisa menjadi
tebing yang curam....dandelion yang terbang ditiup angin....kita bisa
lakukan apa aja yang kita inginkan"

6. "Terkadang dalam hidup ini kita selalu lupa mensyukuri apa yg kita
punya. Bahkan kita lupa kalau setiap hari kita diberi waktu untuk
bernafas"

7. "Karena alam semesta akan selalu mendukung semua sisi kehidupan
kita. Alam semesta satu tubuh dengan manusia"

8. "Matahari pagi! Dia datang setiap hari untuk memberikan cahaya yang
berguna bagi kehidupan. Dia tidak pernah ingkar terhadap orbit yang
ditetapkan Tuhan-Nya. Dia tidak pernah lelah memberikan alam semesta
ini energi...meskipun kadang, kita manusia, selalu mencacinya bila
kita sangat kepanasan"

9. "Nggak ada manusia yang tahu kapan dia akan meninggalkan orang lain"

10. "Kita nggak tahu keputusan kita salah atau benar sebelum kita mencobanya"

11. "Kamu tahu betapa hancur dan rapuhnya perempuan bila sudah disia
siakan oleh cinta?"

12. "Kadang manusia nggak pernah menyadari kalau hal terkecil apapun
yang ia lakukan pada orang lain, terkadang berpengaruh sangat besar
dalam kehidupan orang itu"

13. "Biasanya seorang perempuan bisa mendapat banyak energi positif
saat ia mempunyai kekasih. Seorang pria..."

14. "Dengerin aja suara hati lo. Kadang cinta itu beda tipis sama
benci, tapi rasa sayang nggak pernah ketuker. Dia bersemayam di hati
dan menjadi energi buat kehidupan lo"

15. "Dan ketika kita sudah mengaku pada diri sendiri bahwa kita
mencintai orang itu, maka hidupmu selanjutnya tidak lagi akan sama
seperti kemarin"

16. "Kucinta caramu mencintai aku. Kau buka pintu hatiku. Karena
dirimu kini kupahami aku bahagia denganmu"

17. "Manusia itu adalah tempat segala sesuatunya berubah meski waktu
sudah mengubah kehidupannya"

18. "Apakah setiap cinta yang kita jatuhkan pada orang lain harus
selalu berbalas? Kayaknya nggak"

19. "Ketika kamu merasa menjadi bunga layu yang tercabut dari akarnya,
janganlah kamu menjadi hancur. Karena angis akan membawamu terbang ke
suatu tempat baru bernama kesempatan kedua"

20. "Setiap cinta punya caranya sendiri untuk bisa menemukan pasangan
jiwanya. Bahkan terkadang kita butuh jalan berputar untuk bisa
menemukan pasangan jiwa yang tepat"

Kutipannya bagus-bagus. And I like it. Ceritanya juga bagus.
Recommended banget deh buat yang suka baca novel. Yang paling
mengharukan itu pas Awan (cowok) tetep ada buat Mendung bahkan disaat
titik kehancurannya Mendung dalam membangun impiannya. Semua itu
dilakukan Awan karena dia mencintai Mendung. Awan membantu Mendung
buat menggapai impian Mendung. Bahkan disaat Niko (orang yang ditaksir
Mendung) pergi ninggalin Mendung buat meraih impiannya, Awan tetep
setia nemenin tangisan mendung. Novel ini kebanyakan tentang dunia
tulis menulis serta impian-impian lah. Bagus banget pokoknya

S1

Hai, hai! Udah beberapa hari nih gak posting di blog. Yaah, kali ini
aku sama temen sebangku ku lagi dilema. Dilema soal mau cari beasiswa
kuliah ke korea. Ah, kita kan masih kelas 10. Ya gapapa lah persiapan
dari sekarang. Gimana yah, aku sama dia dihadapkan dengan
kemungkinan-kemungkinan yang bakal kita hadapi kalo kita emang bener
nekat pergi ke korea. Jangan salah argumen dulu ya. Bukan berarti kita
ini K-popers, kita jadi terobsesi pengen ke korea supaya ketemu idola.
Temen aku suka sama EXO, kalo aku sih gak ngefans sama artisnya ya
cuma aku daridulu suka dengerin lagu korea dan belajar bahasanya. Kita
pengen kuliah di korea itu emang kita pengen sesuatu yg baru. Pengen
cari pengalaman gimana rasanya menuntut ilmu di negeri orang :D
Sejak awal masuk SMA sekaligus awal kenal temen aku itu, rencana kita
itu buat ngewujudin impian aku sejak kecil. Awalnya sih aku gak pengen
kuliah di korea, malah pengennya kuliah di Jerman atau di Singapura
aja. Dan gara-gara punya temen yang punya impian yang sama kayak aku,
yaudah korea lah jadi pilihan.
Aku sama dia udah komitmen bakalan berjuang sejak sekarang. Tapi, ada
beberapa hal yang bikin aku dan dia dilema.
1. Persetujuan ortu
Ini emang penting sih, soalnya kan gak semua orang tua pengen anaknya
menuntut ilmu sampai harus merantau ke negara atau bahkan benua lain.
Aku sih berharap ortu aku setuju.
2. Gabisa jauh dari ortu
Sekalipun disetujuin masih ada pikiran lagi yg ngeganggu. Aku sama dia
ini tipikal orang yg gabisa jauh dari ortu. Takut ini lah, itu lah.
Banyak deh
3. Budaya
Di korea itu kan mayoritas atheis atau sebagian kecil katolik, budha,
sama islam. Tapi, di korea itu sangat menganggap aneh tentang atribut
keagamaan. Ya mungkin gak semua lah ya. Pasti juga masih ada orang
yang punya toleransi.
4. Makanan
Makanan korea (katanya) rasanya hambar. Beda sama makanan indonesia
yang super duper enak. Bahkan mungkin di korea gak ada sambel.
Meskipun aku gak suka pedes sih, makan ayam goreng gak ada sambel itu
gak enak. Sebenernya masih bisa sih makan makanan indonesia, tapi cuma
ada di kota ansan. Dan perjalanan dari Seoul ke Ansan itu bisa sampe 3
jam -_-

Masa pendidikan kalo aku sama dia beneran jadi ke korea pas lulus SMA
itu 5 tahun. 1 tahun pendalaman bahasa korea, 4 tahun kuliah. Pulang
ke indonesia pun gak tentu. Dan kemaren ini aku sama dia ngomongin
soal rencana S1 kita ke korea. Dan dia kasih usulan gini "gimana kalo
kita S1 di indonesia aja, ntar S2 nya kita baru ke luar negeri. Bukan
ke korea, tapi ke London. Jangan di asia tenggara, aku gak tertarik"
Aku emang tipikal orang yang sulit beradaptasi dengan lingkungan baru.
Apalagi ini dengan budaya baru, bahasa baru, life style baru. Aku yg
terbiasa pake bahasa indonesia, bahasa jawa, dan kalo lagi bete suka
marah pake bahasa sunda, pas kuliah mendadak tiap hari pake bahasa
inggris/korea. But, I'm so easily to greeting anyone.
Niat udah bulat, cuma perlu persiapan mental dan persetujuan banyak
orang aja sih. Semoga terwujud. Amin

Selasa, 29 Maret 2016

Hari Rabu

Hari Rabu, libur. Ngapain aja?
Sesudah subuh jogging.
Abis jogging, tidur lagi.
Pas bangun, nyuci baju.
Abis nyuci baju, balik ke kamar, tidur.
Bangun lagi, ambil hp dengerin lagu.
Keluar kamar, makan.
Abis makan, balik ke kamar dengerin lagu.
Lagunya apa? Lagunya Adele yang semuanya mellow.
Terus"an diulang, soalnya juga lagi bosen, badmood, kurang kerjaan,
jadi pengennya dengerin lagu yg mellow

Kata Pak Mario Teguh . . .

5 tanda dia setia :

1. Dia tidak banyak rahasia
2. Selalu menomor-satukan anda
3. Dia tidak berbohong kepada orang lain di hadapan anda
4. Dia tidak membanding bandingkan anda dengan orang lain
5. Dia sabar dengan kekurangan anda, sebagaimana anda bersabar dengan
kekurangannya

Sabtu, 26 Maret 2016

I'm (not) The Winner

1. Letter Writing Contest by Pos Indonesia
Lomba tingkat nasional. Ini lomba nulis surat. Bebas buat siapa aja.
Dan aku nulis suratnya buat Andrea Hirata. Yang hobi baca pasti tau
kan Andrea Hirata itu siapa. Dan aku kalah (masih semangat)

2. Lomba Menulis Cerita Remaja by Kementrian Pendidikan Dasar Republik Indonesia
Tingkat nasional juga. Aku ikut bareng 3 orang temenku. Di lomba ini,
kita bersaing sama 3000 lebih peserta. Setelah hampir sekitar 2 bulan
nunggu pengumuman, ternyata kita kalah. Dan aku ada di peringkat 1385
(gregetan)

3. Lomba Menulis Puisi Tema Aku Bangga Jadi Anak Indonesia by FAM Indonesia
Lomba tingkat nasional juga. Ini lomba yang diadain sama komunitas
penulis. Dan aku anggota komunitas itu. Pas liat pengumuman itu deg"an
banget. Kirain menang, atau minimal jadi kontributor antologi puisi,
ternyata enggak semua (mulai putus asa)

4. Lomba Menulis Cerpen Tema Remaja by FAM Indonesia
Tingkat nasional juga. Tapi, ya mungkin belum beruntung jadi ya kalah
lagi deh (hampir menyerah)

5. Sebenernya ini ada beberapa lomba yang mau aku ikutin. Tapi, pas
mulai nulis itu selalu gagal dan gagal. Pas itu lombanya itu tema
tentang "Rahasia Hati" dan "Luar Negeri" mulai saat itu deh aku nyerah
dan gak mau nulis cerpen lagi. Masih belum ada semangat buat nulis
lagi untuk saat ini. Mungkin, baca aja cukup ya. Terlalu lama mungkin
ya aku menyerah sampe" temen aku udah buat novel dan udah dikirim ke
penerbit, dan kakak kelas aku cerpennya terbit di koran Radar Malang.
Dalam hati sih iya aku iri, aku pengen kayak mereka. Tapi, semangat
aja gak cukup buat memulai lagi.

hey, dear! this song for you "Nathan Sykes - Over and Over Again

From the way you smile
(Dari caramu tersenyum)
To the way you look
(Seperti yang kau lihat)
You capture me
(Kau pergoki aku)
Unlike no other
(Tak seperti yang lain)
From the first hello
(Dari pertemuan pertama)
Yeah, that's all it took
(Ya, itu semua harus)
And certainly
(Dan tentu saja)
We had each other
(Kita saling memiliki)
[Pre-Chorus:]
And I won't leave you
(Dan aku takkan meninggalkanmu)
Always be true
(Selalu setia)
One plus one, two for life
(Satu tambah satu, dua untuk hidup)
Over and over again
(Begitu seterusnya)
[Chorus:]
So don't ever think I need more
(Jangan pernah berpikir aku inginkan yang lebih)
I've got the one to live for
(Aku punya satu kehidupan)
No one else will do
(Tak ada orang lain yang akan melakukannya)
I'm telling you
(Kukatakan padamu)
Just put your heart in my hands
(Hanya percayakan padaku)
I promise it won't get broken
(Aku janji tak akan menghancurkannya)
We'll never forget this moment
(Kita takkan pernah lupakan saat-saat ini)
It will stay brand new
(Itu akan tetap utuh)
'Cause I'll love you
(Karena aku kan mencintaimu)
Over and over again
(Begitu seterusnya)
Over and over again
(Begitu seterusnya)
[Verse 2:]
From the heat of night
(Dari hangat malam)
To the break of day
(Dengan istirahat)
I'll keep you safe
(Aku kan menjagamu tetap aman)
And hold you forever
(Memelukmu selamanya)
And the sparks will fly
(Dan kembang api meluncur)
They will never fade
(Mereka takkan pernah pudar)
'Cause every day gets better and better
(Karena setiap hari akan membaik dan lebih baik)
[Pre-Chorus:]
And I won't leave you
(Dan aku takkan meninggalkanmu)
Always be true
(Selalu setia)
One plus one, two for life
(Satu tambah satu, dua untuk hidup)
Over and over again
(Begitu seterusnya)
[Chorus:]
So don't ever think I need more
(Jangan pernah berpikir aku inginkan yang lebih)
I've got the one to live for
(Aku punya satu kehidupan)
No one else will do
(Tak ada orang lain yang akan melakukannya)
I'm telling you
(Kukatakan padamu)
Just put your heart in my hands
(Hanya percayakan padaku)
I promise it won't get broken
(Aku janji tak akan menghancurkannya)
We'll never forget this moment
(Kita takkan pernah lupakan saat-saat ini)
It will stay brand new
(Itu akan tetap utuh)
'Cause I'll love you
(Karena aku kan mencintaimu)
Over and over again
(Begitu seterusnya)
Over and over again
(Begitu seterusnya)
[Verse 3:]
Girl when I'm with you
(Kasih saat bersamamu)
I lose track of time
(Aku lupa waktu)
When I'm without you
(Saat tanpamu)
You're stuck on my mind
(Terus memikirkanmu)
I'll be all you need'
(Aku kan menjadi semua yang kau butuhkan)
Until the day that I die
(Sampai aku tiada)
I'll love you
(Aku kan mencintaimu)
Over and over again
(Begitu seterusnya)
[Bridge]
So don't ever think I need more
(Jangan pernah berpikir aku inginkan yang labih)
I've got the one to live for
(Aku punya satu kehidupan)
No one else will do
(Tak ada orang lain yang akan melakukannya)
I'm telling you
(Kukatakan padamu)
[Chorus:]
So don't ever think I need more
(Jangan pernah berpikir aku inginkan yang labih)
I've got the one to live for
(Aku punya satu kehidupan)
No one else will do
(Tak ada orang lain yang akan melakukannya)
I'm telling you
(Kukatakan padamu)
Just put your heart in my hands
(Hanya percayakan padaku)
I promise it won't get broken
(Aku janji tak akan menghancurkannya)
We'll never forget this moment
(Kita takkan pernah lupakan saat-saat ini)
It will stay brand new
(Itu akan tetap utuh)
'Cause I'll love you
(Karena aku kan mencintaimu)
Over and over again
(Begitu seterusnya)
Over and over again
(Begitu seterusnya)
[Outro:]
Over and over again
(Begitu seterusnya)

Kamis, 24 Maret 2016

entah ini namanya phobia atau bukan

Jam berapa ini ya? Ah ya jam 03.55 dini hari. Aku mau cerita tentang 2
hal yang bisa dibilang "aku takut banget"
2 hal itu adalah :
1. Gelap
2. Sendirian di rumah
Kalo yang gelap sih wajar ya pasti bukan aku aja yang takut gelap,
tapi banyak. Nah yang kedua yaitu sendirian di rumah. Entah siapa aja
di dunia ini yang takut sendirian di rumah.
Aku udah dari kecil takut gelap. Dan sampe sekarang pun iya. Cuma
bedanya, kalo pas SD dulu setiap tengah malem misalnya mati lampu, aku
bisa kerasa dan kemudian bangun. Kalo pas mati lampu gitu aku gak
berani ngomong apalagi gerak, cuma nangis. Ya karena ibu aku yang
hafal hal yang aku lakukan kalo mati lampu pas tengah malem, ibu aku
bawain lilin. Baru bisa tidur lagi.
Kalo sekarang tetep takut gelap. Tapi gak nangis. Cuma aja, kalo mati
lampu pas tengah malem - aku tidur pake selimut juga - aku tetep gak
berani gerak ataupun ngomong, cuma bisa ketakutan dibalik selimut.
Yang kedua adalah aku takut sendirian di rumah. Ini bukan semacam
ketakutan dari kecil, ini sejak 2 tahun lalu. Pas kelas 2 SMP.
Sebelumnya aku itu orangnya pemberani. Pemberani banget malahan. Dulu
malah sering tidur itu jam 3 atau jam 4 gara" nonton acara tv kayak
dua dunia dan sejenisnya lah. Tapi, karena ada suatu hal yang terjadi
sama aku - dan itu pas aku sendirian di rumah - sejak saat itu aku
jadi takut sendirian di rumah. Maaf aku gabisa share cerita aku yang
itu, soalnya takut kejadian lagi. Cukup satu kali aja terjadinya.
Lagian kalo diceritain kalian pasti ada yang percaya ada juga yang gak
percaya.
Biasanya kalo pas aku lagi ditinggal ortu keluar gitu, aku sama sekali
gak berani ke belakang, ke kamar aku pun gak berani. Biasanya sih kalo
mandi gitu masih berani ke belakang, tapi pas udah selesai ganti baju,
langsung lari ke depan.
Aku sebenernya takut kalo tidur terlalu malem, soalnya kan suasana nya
udah sepi. Beda kalo aku tidur jam 9, 10, atau 11 itu masih ada ayah
aku lagi nonton tv. Kalo pas gabisa tidur gitu gara" suasana udah
sepi, aku tetep merem, karena aku gak berani buka mata meskipun gak
ngantuk, bahkan mau ganti posisi tidur aja gak berani. Udah deh ya
segitu aja yang bisa aku ceritain.

Rabu, 23 Maret 2016

Morning!

Hai, Kamu! Selamat pagi ya

Jangan pernah bosen sama aku
Jangan pernah kepikiran buat pergi dari aku
Jangan pernah ada orang lain

Kalau aku salah, tegur aku
Kalau sikap aku berubah, tanyakan kenapa

Aku memang tidak tau
Apakah kita akan selalu bersama?
Tapi, aku akan berusaha agar kita selalu bersama
Seberapa jauh pun jarak kita
Yakin, kalau kita pasti akan bertemu

Kamu adalah definisi bahagia kedua buat aku
Definisi bahagia pertama ku adalah keluargaku
Mereka yang selama 16 tahun ini setia menemaniku
Yang memahami segala sifat baik dan burukku

Dan kamu definisi kedua dari bahagiaku
Mungkin kamu memang gak sepenuhnya mengerti sifat aku
Namun, bahagia menurut aku itu
Kamu yang lucu, romantis, perhatian, kadang juga bikin bete

Kamu jangan pernah menyerah dengan hubungan kita, ya
Karena pasti akan ada waktunya
Aku bakalan bikin kamu marah
Aku bikin kamu jengkel
Aku yang bertindak kekanak kanakan
Aku yang bikin kamu ngerasa bosen
Tapi, jangan pernah pergi dari aku ya
Jangan pernah ngerasa bosen sama aku

Aku sayang sama kamu

Selasa, 22 Maret 2016

Aku itu tipikal cewek yang. . .

1. Rame, humoris
Di kelas yang sering bikin gaduh itu aku. Aku selalu punya hal-hal
baru yang bisa bikin temen-temen ketawa. Guru ppl aku aja sampe hafal
sama aku soalnya cuma ada 3 murid yang nyentrik di kelas, yaitu Evi,
Suci, dan aku tentunya hahaha. Waktu terakhir diajar sama guru ppl kan
disuruh nulis kesan dan pesan. Dan aku cuma nulis gini "Bu Puri, nanti
kalo bu Puri pulang ke Pontianak, saya ikut ya bu. Saya pengen ketemu
morgan bu" dan si bu puri bilang gini "surat kamu aneh-aneh aja deh
sayang. Guru ppl yang lain ketawa baca surat dari kamu elvira" whahaha

2. Gampang akrab
Aku gampang akrab sama temen baru. Bukan cuma sama temen sekelas aja,
mulai dari jurusan bahasa, ipa 1,2,3,4, ips 2, pasti ada aja yang aku
kenal. Aku akrab sama mereka itu gara-gara waktu MOS itu duduk bareng
atau apalah gitu, ada juga yang gara-gara waktu orientasi pramuka dia
aku jailin, ada yang gara-gara aku ceriwis, trus dia tertarik ngenal
aku, dan lain lain lah.

3. Cuek sama penampilan
Aku suka tampil apa adanya. Mulai dari wajah, rambut, pakaian, bahkan
sandal. Wajah ya cuma sekedar pake sabun wajah, bedaknya pake marcks.
Gak suka pake parfum, gak suka pake body lotion, pokoknya gak suka
dandan. Soal rambut, kalo rambut panjangnya udah sampe ke punggung,
aku potong sendiri. Gak pake ke salon. Hasilnya gimana? Gak buruk kok.
Gak miring-miring juga. Kalo keramas ya sekedar keramas aja, gak pake
conditioner lah, vitamin rambut lah. Sandal? Biasalah standar, gak
terlalu bagus atau modis, yang penting awet kalo suatu saat harus lari
gara-gara dikejar anjing. Kalo mau jalan-jalan sama temen gitu, pinjem
sandal ke mama hahaha.

3. Suka begadang
Ini sejak dulu sampe sekarang gak pernah ilang. Suka begadang, nonton
tv lah, smsan lah, bbman lah, facebook'an lah. Dan lain-lain.

4. Susah makan, gak suka sayur, gemar olahraga.
Di keluarga, cuma aku yang susah makan. Susaaah banget dan juga gak
suka sayur. Dulu pernah disuruh nyoba makan sayur, nurut deh. Tapi,
jadinya malah muntah-muntah. Badan aku terbilang kurus buat cewek SMA,
berat cuma 42 kilogram. Tinggi aku waktu terakhir ngukur sih 155cm,
entah sekarang berapa. Setiap pagi jam setengah 5, setelah sholat
subuh aku biasanya stretching, loncat-loncat, jogging 2km bolak balik
(4km). Setiap hari minggu pagi, ke stadion kanjuruhan sama temen aku
buat jogging dan main badminton sampe jam 9 atau setengah 10

Soal penampilan, ada temen aku yang berusaha buat ngerubah penampilan
aku. Temen baru, satu kelas. Dia bilang gini "udah SMA rubah dong
penampilan. Lebih feminin, rawat itu wajah, cara berpakaian, dandan
juga. " Dan, it is really happen. Dia ngajak aku ke rumahnya buat
wajah aku dibersihin pake cleanser trus face tonic, abis itu
scrubbing, setelah scrubbing yang lumayan lama sekitar 25 menit lah,
dibilas sisa scrubbing nya, lanjut maskeran pake bedak beras+jeruk
nipis (45 menit) dan kalian tau apa yang terjadi pas maskeran? Rasanya
wajahku periiiihhh banget kena jeruk nipisnya. Tapi, selesai maskeran
itu, wajah rasanya halus banget. Pas mau pulang, aku dikasih sabun
wajah, jeruk nipis, sama bubuk maskernya. Katanya harus dipake tiap
hari hahaha.
Dia juga sempet ngajak aku belanja, beli baju sama jilbab. Dan semua
dia yang milih. Baru kali ini punya temen yang berusaha banget
ngerubah penampilanku hahaha. Dia bilang juga kalo aku mau diajak
facial tiap bulan ke salon. But, I'm so lazy to do it.
Untungnya nih, aku jadi terbiasa sama hal-hal yang dia ajarin ke aku
soal perawatan wajah. Thank you so much, friend. You really change me

LDR

LDR emang sulit sih. Gak terlalu jauh sih aku sama dia, Malang-Gresik.
Meskipun gak terlalu jauh, yang namanya LDR itu pasti gak luput dari fikiran
"Dia setia gak ya?"
Setiap orang yang menjalani LDR pasti juga bakal mikir kayak gitu. Gak
ada yang enggak. LDR itu gak menjamin kelanggengan loh ya. Sebelumnya
aku juga pernah LDR malah beda pulau. Tapi, kandas di tengah jalan
karena dianya ada cewek lain huhuhu. Dan semenjak putus sama dia, gak
pacaran lagi deh sampe hampir 2 atau 3 tahun (pas kelas 2 smp itu
hahaha). Dan sekarang udah mau kelas 2 SMA punya pacar, dan Tuhan
berkehendak buat LDR lagi :3
Aku kenal sama dia itu gini ceritanya. Dia add fb aku, mumpung aku
lagi on yaudah aku konfirmasi, langsung aku offline. Beberapa jam
kemudian aku buka fb lagi, ada pesan masuk. Pas aku inget inget nama
fbnya, dia yang tadi add aku. Isi pesannya gini "thanks udah konfirm.
Btw nice blog :)"
Hati langsung bersorak sorai hahahaha. Baru pertama kali ini ada
reader blog aku yang kontak aku. Padahal aku bikin blognya udah dari
tahun 2014. Tapi emang jarang aktif sih. Baru aktif di blog pas akhir
2015.
Obrolan aku sama si dia sih terbilang seru ya. Bercanda canda gitu,
sesekali dia ngasih saran buat postingan blog aku. Dia sempet tanya
kenapa gak coba nulis cerpen dan kirim ke majalah. Oh my god, dia
mengembalikkan keterpurukanku setahun yang lalu. Yang saat itu aku
down banget gara-gara sering kalah lomba nulis cerpen. Aku padahal
udah bener-bener ngelupain kalo aku bisa nulis cerpen, dan dia
mengangkat kembali ke permukaan. You're really amazing, boy. You have
been get my downfall. You the first person that can do it. Sampe
sekarang masih belum kepikiran buat balik jadi penulis lagi. Oke,
lupain soal cerpen.
Waktu itu aku lagi libur sekolah, karena kakak kelas 12 nya ujian
sekolah. Dan si dia itu kelas 12. Everyday, we're started chat in the
morning until the midnight. Bercanda mulu hahaha. Hingga akhirnya ya
gitu deh, jadian haha. Dan chat aku sama dia masih terus berlangsung
tiap hari dari pagi sampe tengah malem. Aku cerita ke sahabat aku di
kelas, Saskia. Dia sempet tanya "kalian kenal berapa lama sih? Kok
udah kayak deket banget gitu. " Aku kenal dia masih gak seberapa lama
sih.
Untuk kisah keseharian aku sama dia, gaperlu diposting deh. Biar jadi
cerita buat aku sama si dia aja hehe. Intinya, aku sama dia janji buat
saling percaya meskipun jauh *eeaaak
Kita masih belum ada jadwal buat ketemuan, terkendala waktu. Dia
bentar lagi UN SMA. Abis dia UN kan aku masuk sekolah, trus setelah
itu UAS. Dan rencana liburan semester 2 ini, aku mau ke Bandung bareng
temen aku. Jangan tanya sama siapa aja aku ke sana. Cuma berdua aja.
Naik kereta api.
Nah kan, aku sama si dia masih gak punya waktu buat ketemuan.

Jumat, 18 Maret 2016

This innocence is brilliant. I hope that it will stay
This moment is perfect, please don't go away
I need you now
And I'll hold on to it
Don't you let is pass you by

A song by Avril Lavigne-Innocence

Kamis, 17 Maret 2016

Semua harapan dan rencana kita yang telah kita rangkai bersama,
kuingin semua memang akan terlaksana sebagaimana semestinya harapanku

Minggu, 13 Maret 2016

Cerita Masa Kecil

Ini aku mau cerita kisah aku semasa kecil. Kalo pas diinget-inget gitu
lucu. Tapi, kalo mau dilakuin lagi ya gak pantes. Udah gede. Secara,
umur udah 16 masa mau ngelakuin hal-hal di masa kecil hahaha.
Jadi, masa kecilku tuh penuh dengan main-main sama temen-temen aku.
Hampir setiap libur hari minggu, aku sama temen-temen itu main-main ke
mana aja.
Waktu kecil itu aku susah banget didandanin kaya anak perempuan. Gak
mau pake rok, gak mau rambutnya dikuncir atau dikepang. Temen-temen
yang dulu sering main sama aku tuh Gita, Bella, Ayu, Donna, trus siapa
lagi ya? Lupa-lupa inget nih. Kalo temen cowoknya seringnya sama
Irfan, Jefri, sama Elgi.
Dulu itu aku suka banget manjat pohon mangga sama jambu. Gak aku
sendirian, Donna, Gita, Ayu, sama Bella juga gak kalah jago. Kita juga
suka main layang-layang malahan. Stiap hari minggu kalo lagi bosen
berenang aku ke sekolah TK dulu, di TK Kemala Bhayangkari. Kita waktu
itu setiap ke TK selalu manjat pagar sekolah haha. Tapi, sekarang
gedenya gak jadi wall climber :v
Nah, aku, gita, bella, donna, ayu, irfan, jefri, sama elgi kalo
berenang biasanya ke sumber taman. Tempatnya bagus banget, beneran.
Recomended banget kalo kalian ke gondanglegi, kab. Malang. Itu ke
sumber taman kita selalu bersepeda. Kita gak lewat jalan raya. Kita
lewat jalan pintas. Lewat, ladang tebu, peternakan sapi, kebun pepaya.
Kita berenang itu gak bawa apa-apa. Cuma bawa uang aja buat jajan.
Masuknya ke sumber taman gratis. Berenangnya pake baju yang kita pake
dari rumah. Jadi, pulang itu basah-basahan. Tapi, dari rumah itu
pakaian nya udah kering. Soalnya kan dari rumah ke sumber taman agak
jauh. Sekitar 4km. Kalo PP ya jadinya 8km. Pas berangkat sih semangat
ngayuh sepedanya. Pas pulangnya udah loyo soalnya capek abis berenang.
Setiap minggu pagi itu aku sama temen-temen kalo subuh-subuh suka
jalan-jalan. Abis jalan-jalan, kita ke sawah buat liat sunrise. Kalo
sunrise udah selesai, kita keliling sawah. Sawahnya itu
luuuuuaaaaaasss banget. Beda sama sawah yang di deket rumahku.
Aku sama temen-temen punya tempat favorit buat bersepeda. Di lumpang.
Di lumpang itu ada jalan menurun. Menurunnya itu curam. Gak terlalu
curam sih. Tapi, seru banget buat bersepeda. Jadi, kita itu naik ke
atas. Kalo udah di atas, berjejer gitu, terus balapan meluncur.
Meluncurnya itu menurut kita sih emang nyeremin, mangkannya kita
sering nganggep tempat itu roller coaster versi kita hahaha. Itu jaman
kita waktu masih gak kenal hape, masih main lompat tali, gobak sodor,
bentengan, dan lain-lain. Haduh.......kangen banget rasanya sama masa
kecil yang indah banget.

Sabtu, 12 Maret 2016

Aku ingin berfikir sejenak. Ragu kah ini namanya? Ketakutan kah ini
namanya? Awalnya terasa biasa saja. Tapi, lama kelamaan mulai muncul.
Ragukah aku? Bisakah dia meyakinkan aku? Hanya aku kah? Karena, aku
mulai merasakan ketakutan itu.