Minggu, 10 April 2016

Awalnya tertawa, kini bersedih
Awalnya saling menyemangati, kini saling diam
Awalnya saling berjuang, kini berjuang sendirian
Awalnya saling mengingatkan, kini mengabaikan
Awalnya selalu bersama, kini hanya bayangan
Awalnya selalu ada, kini pergi begitu saja
Awalnya penuh cerita, kini tak ada sepatah kata
Awalnya saling melengkapi, kini potongan itu dirampas kembali

Disaat sudah terbiasa, tiba-tiba pergi begitu saja
Disaat sudah terbiasa, tiba-tiba hilang tanpa sepatah kata
Disaat sudah terbiasa, tiba-tiba semua terasa sunyi
Disaat sudah terbiasa, tiba-tiba suasana riuh menjadi tandus
Disaat sudah terbiasa, tiba-tiba senyum mengembang menjadi menguncup

Tidak ada komentar:

Posting Komentar